Inspirasi STIFIn Personality

Inspirasi dari keseluruhan STIFIn Personality adalah jangan berdiam diri dan menanti. Lakukanlah sesuatu, berbuatlah yang terbaik. Tuhan menginginkan kita semua menjadi terbaik. Untuk itu Tuhan telah memberikan ‘senjata keberhasilan’ agar kita menjadi yang terbaik. Sambutlah pemberian Tuhan tersebut dengan sukacita. Dalam paket pemberian Tuhan tersebut terdapat rahasia, kekuatan, dan kelemahan. Ke tiganya berada dalam satu paket yang mesti diterima sekaligus. Kenali paket tersebut. STIFIn Personality menuntun Anda memahami paket ‘senjata keberhasilan’ tersebut secara baik.

Test Finger Print STIFIn

Tes STIFIn dilakukan dengan cara men-scan kesepuluh ujung jari Anda, mengambil waktu tidak lebih dari 1 menit...

Penggarapan Bakat dan Pembinaan Intesif

“Saya sudah berlatih secara maksimal, saya sudah berusaha tetapi mengapa koqmasih belum juara juga”. Mau pontang-panting sepertiapapun berlatih selama prestasi belum bergerak itu namanya bukan berusaha. Itu hanya disebut bergaya.

Mengetahui Potensi Genetis dan Bakat Alami

Setiap orang adalah individu yang unik. Setiap orang juga bertanggung jawab atas dirinya sendiri untuk menemukan misi hidupnya masing-masing. Agar kita bisa berkontribusi maksimal, tentunya akan sangat baik bila kita bekerja di bidang yang paling sesuai dengan keunikan kita..

Rumah STIFIn Banten Card

Rumah STIFIn Banten Card adalah produk terbaru dari Rumah STIFIn banten. Setiap member yang terdaftar akan mendapatkan fasilitas : Diskon 10% Tes STIFIn, Gratis Konseling Hasil Tes Seumur Hidup, Gratis Seminar Parenting STIFIn Banten, Potongan Harga di Merchant berlogo Rumah STIFIn Banten

Pilih Mengalir atau Terdisain

Kehidupan yang mengalir adalah bagian dari takdir Tuhan. Maka jangan terlalu berambisi biarkanlah hidup kita ini ikut apa adanya sebagaimana Tuhan mau. Tugas kita adalah berusaha yang terbaik. Kenapa harus sibuk-sibuk mengatur Tuhan.

Workshop STIFIn Lisensi Promotor (WSLP) Batch#10

Workshop STIFIn Lisensi Promotor (WSLP) selama tiga hari ini akan membuat anda begitu “ngelotok” jika berbicara  tentang konsep STIFIn. Karena penguasaan anda terhadap Konsep STIFIn akan menjamin anda menguasai ilmu seluk beluk tentang diri manusia selengkap-lengkapnya dan sedalam-dalamnya. Setelah lulus Workshop STIFIn Lisensi Promotor anda diberi lisensi diijinkan mengisi “Sesi Privat” memenuhi permintaan klien mendalami diri dan keluarganya.

WSLP ini sebagai gerbang untuk mengikuti Workshop Tematik STIFIn, spt : Parenting, Learning, Peofesion, Teaching, Couple, HR, Bisnis, Leadership, DNA

Syarat Mengikuti : Lulus Workshop STIFIn Level 1 (WSL 1)

Workshop STIFIn Lisensi Promotor #10

3 hari fullday ,kupas habis konsep STIFIn.

Jika lulus, dapatkan gelar Licensed STIFIn Promotor, agar :
- bisa segera buka sesi privat Anda bersama klien.
- bisa mengikuti workshop tematik STIFIn lainnya.
- bisa gabung di grup telegram khusus alumni WSLP, sharing ilmu dgn GM Farid Poniman & para pegiat STIFIn se-Indonesia

WORKSHOP STIFIn LISENSI PROMOTOR #10

Hari/Tgl : Jumat - Minggu, 8 - 10 MEI 2015
Pukul : 09.00 - 17.00 WIB.
Tempat : Griya SuksesMulia, Tanjung Barat, Jakarta Selatan

>>>>> :Materi
Hari ke-1 :
- Struktur otak
- Konsep STIFIn & perbandingan teori lain (review buku Palugada STIFIn)
- Score of love, score of spouse

Hari ke-2 :
- Otak Daryo Nardi
- Konsep Al Ghazali
- 3 pasang pemetaan kuadran

Hari ke-3 :
- Karakter MK STIFIn
- Simulasi sesi privat
- Social roles

>>>> :Pemateri :
Farid Poniman (STIFIn Founder)
Beni Badaruzaman (Licensed STIFIn Trainer, Penulis Buku #BrainGeneticPotential)

:moneybag: Invest :
1,5 jt

Fasilitas :
- sertifikat lisensi promotor
- snack, lunch
>>>>> BONUS buku HR-STIFIn

>>>>> Transfer ke rekening BCA 7060305727 an PT STIFIn Fingerprint. Bukti transfer dikirim ke 087771819771.

>>>>> :Daftar :
Kirim SMS ke 087771819771 >>> Nama lengkap, TTL, no HP, alamat email, foto 4x6 (softfile dikirim ke email stifinpusat@gmail.com)

WSLP #10
~ Tentang Lo.. Gue Ahlinya!

Survey dari Jobstreet.com 73% Karyawan Tidak Puas Bekerja.


Menurut “kaca mata” STIFIn, karyawan yang Tidak Puas Bekerja Karena Tidak Sesuai Jati Diri Genetik. Mereka tidak mengetahui apa bakat dan potensi diri yang sebenarnya. Sehingga ketidak sesuaian tersebut menampakkan wujudnya dalam ketidak puasan saat bekerja.

1. 54% Karyawan bekerja tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan.
Menurut survey 85% mahasiswa sadar salah masuk jurusan setelah kuliah. Ada yang langsung pindah jurusan, ada juga yang mempertahankan dan menjalaninya hingga lulus. Jika saja sejak dini, para mahasiswa mengenal dirinya, bakat dan potensinya, tentulah mereka tidak akan salah memilih jurusan. Akibat salah jurusan, akhirnya pekerjaan yang diambil “asal dapat” saja, walau tidak sesuia dengan latar belakang pendidikan.
2. 60% Karyawan tidak puas bekerja karena tidak ada jenjang karirnya.
Setiap profesi pasti ada jenjang karirnya. Dalam STIFIn setiap Mesin Kecerdasan memiliki TOP PROFESI, jenjang profesi paling tinggi yang sesuai dengan dirinya, profesi yang gue banget, profesi yang di idam idamkan banyak orang. Dengan STIFIn anda akan berada di jalur yang tepat, sesuai dengan bakat Genetik anda. Setelah Tes STIFIn kami dengan mudah memetakan jenjang karir terbaik yang pastinya akan sesuai dengan kemauan dan jati diri anda.
3. 85% Karyawan tidak memiliki Keseimbangan Hidup. (Work Life Balance)
Hal ini karena mereka Sibuk For Nothing (SiTanSil = Sibuk Tanpa Hasil). Merasa sudah bekerja keras, tapi hasil nihil. Mereka yang sibuk bekerja karena tidak ada hasilnya, sehingga waktu merasa kurang, akibatnya waktu banyak terkuras hanya untuk kerja dan kerja, tidak memiliki ke seimbangan hidup. Seperti orang yang sibuk mengasah pisau pada sisi yang tumpul. Padahal kalau ia mengasah pada sisi yang sudah tajam (bakat dan potensinya), hanya butuh waktu sedikit untuk mengasah, itu pisau bisa langsung dipakai dan menghasilkan potongan demi potongan (prestasi demi prestasi).
Ciri orang yang bekerja tidak sesuai Bakat Genetik, bertahun tahun bekerja hal paling sederhana, dia merasakan tidak ada penambahan ilmu dan wawasan, padahal ilmu inilah pengungkit naiknya prestasi, sehingga tidak punya prestasi yang membanggakan, tidak bisa memiliki materi yang di idamkan. Tidak jua naik jabatan dan gaji yang diinginkan.
4. 53% Karyawan tidak puas bekerja karena karakter atasannya.
Konsep STIFIn dapat membantu anda mengenal karakter diri anda, rekan kerja dan Bos anda. Sehingga anda pasti akan merasa enjoy bekerja. Karena anda sudah bisa menghadapi dan men”triks” bos dan rekan kerja anda. Tak Kenal maka tak sayang. Tak kenal atasan maka tak betah kerja. Tak kenal diri sendiri, makanya sulit beradaptasi dengan atasan dan rekan di lingkungan kerja.

Workshop STIFIn Level 1 Banten

Workshop STIFIn Level 1 HADIR di BANTEN !!!
Dengan pemateri :
1. Bpk. Farid Poniman (Penemu STIFIn)
2. BPk. Jamil Azzaini (Inspirator SuksesMulia)
Waktu dan Tempat :
Minggu, 8 Maret 2015
Pukul 08.00 - 16.00
Ball Room Hotel Grand Mangkuputra Cilegon - Banten (Akses Tol CIlegon Timur)
 

Video Promo ‪#‎BrainGeneticPotential‬


VIDEO Media Promo Buku : Brain Genetic Potential | AWAS salah MENGARAHKAN salah MASA DEPAN 

Rumah STIFIn Banten : STIFIn Licenced Promotor


Praktisi STIFIn yang memiliki Lisensi Promotor berhak melakukan Sesi Privat dengan Tarif Khusus yang disesuaikan dengan Kantor Cabang STIFIn. Mereka adalah Pelaku STIFIn yang telah Mengikuti dan Lulus Ujian Workshop Lisenced Promotor (WSLP). Mereka adalah Praktisi STIFIn yang memiliki motto “tentang lo, gue ahlinya”. Kepada mereka anda bisa melakukan Private Session untuk konsultasi masalah anda dengan pendekatan Konsep STIFIn sebagai solusinya.

Anda bisa menghubungi STIFIn Licenced Promotor yang terdata di bawah ini :

1. NAZARUDIN
Jl. Baru Ciomas, Tembong Sawo RT. 03 RW. 02
Cipocok Jaya - Kota Serang
Mobile : 08777 135 3265 (Nazarudin, MPS)
PIN : 29D704CE
E - Mail : Support@StifinBanten.com
Twittter : @Nazar_Jernih @StifinBanten

2. BENI BADARUZAMAN
- Jl Gunung Kerinci III No 52 Ciujung City, Kragilan Serang
- Jl. Ade Irma No. 72 Kabayan Kota, Pandeglang, Banten

Workshop: benimultimedia
Jl. Raya Serang-Jakarta KM 14 depan SPBU Kragilan, Serang Timur
XL : 0878 0826 1818
Pin:761e6555
Twitter: @beni_be
FB : beni.badaruzaman
email : benibe@gmail.com

3. LILIS M USMAN
Mekar Asri II Blok F7 No. 7
Citra Raya - Kab Tangerang
HP. 087882258001
email : li2_s@yahoo.com
Twitter : @LilisMUsma

4. AINUN NUFUS PUSPASARI
Jl. Buyut Sama, Kp. Cilampang RT. 01/07
Kel. Unyur - Serang, Banten
HP. 08777 1911 078
Twitter : @AinunNufus09

5. PRIHAPEN SIREGAR (Personal Capability Enhancer)
Jl. Kemiri Kavling Blok F No. 144-D Cilegon Banten
Hp. 08111 21561
BBM 2300 5959
Twitter: @Prihapen_Sir @StifinCilegon10

6. ARDI JUANDA
Jl. Rancapalupuh No. 5 Kel. Drangong, Taktakan Serang
Hp. 08777 1413 083 / 0813 8094 9141
Email. ArdiJuanda@yahoo.co.id

RESENSI Buku Brain Genetic Potential di Koran SINDO


Memaksimalkan Potensi Kecerdasan Otak

Ketika berhadapan dengan anak yang terlihat enggan belajar apalagi berprestasi, kebanyakan orang tua sama, kalau tidak mengeluh dan meminta pengertian anak, mereka sering kali memberikan punishment atau hukuman. Kadang kala bahkan ada yang memvonis anaknya bodoh, tak  ada bakat untuk menjadi orang hebat. Padahal belum tentu demikian. Melalui buku ini, kita di ajak untuk berpikir  bahwa tidak ada anak bodoh, yang ada adalah anak yang belum menemukan cara belajar tepat dan di bimbing secara benar. Tahap awal yang harus di lakukan oleh orang tua sebelum mengarahkan anak anak mencapai kehidupan terbaiknya adalah menemukan kelebihan dan kekuatan alamiah anak tersebut. Nah , melalui metode STIFIn , kita diajak untuk mengenal dimanakah  letak potensi kecerdasan genetik anak, serta upaya-upaya mengarahkannya.
Konsep STIFIn ini didasarkan pada turunan ilmu tentang otak manusia atau dekenal psikoanalitis, yang pernah dipopulerkan oelh Carl Gustav Jung (1875-1961). Otak manusia terbagi menjadi lima bagian. Setiap orang dianugerashi dominasi yang berbeda pada tiap belahannya sehingga mempengaruhi kemampuan atau kapasitas diri dan kepribadian. Jika yang paling dominan adalah limbik kiri, mesin 
kecerdasannya dinamai Sensing (S). Jika yang paling dominan adalah otak kiri, mesin kecerdasannya adalah Thinking (T). Jika yang paling dominan adalah otak kanan, mesin kecerdasannya adalah Intuiting (I). Jika yang paling dominan adalah limbik kiri, mesin kecerdasannya adalah Feeling (F). Lalu jika yang paling dominan adalah otak tengah,dia bermesin kecerdasan Instinct(In). Mesin kecesdasan tersebut dapat pula diketahui dengan scann finger print atau pindai sidik jari (hal 35).
Yang menarik dari buku ini adalah kita diajak mengenal sifa, keunikan, dan kebiasaan masing-masing mesin kecerdasan tersebut, untuk kemudian memberikan beberapa solusi yang bisa dipraktikan langsung.
Orang Sensing dikenal dengan kepribadiannya yang rajin dan fokus dalam menegerjakan sesuatu sampai tuntas, daya ingatnya kuat dan detail,
Orang Thinking berkarakter tegas, mandiri, kukuh seperti besi, memiliki kepandaian kesalahan secara objektif dengan kepandaiannya, serta memiliki kemampuan untuk memerintah dan memegang kekuasaan.
Orang Intuiting optimis, kreatif, berkelas, kuat, fleksibel, seperti jari manis; jari yang paling susah digerakan tetapi bentuknya indah serta tempat untuk meletakkan sesuatu yang indah-indah seperti cincin, serta memiliki chemistri dengan ilmu, kreatifitas, gagasan, solusi.
Orang Feeling itu penuh cinta, semangat, serta punya emosi yang bergantung pada mood, semua berasal dari perasaan di mana cinta adalah andalannya.
Orang Instinct mengalir, tenang, mencari kebahagiaan dari kedamaian dengan jalan memberikan manfaat kepada orang lain, berada di tengah untuk meningkatkan peran memberikan kedamaian orang yang bertikai, serta kemampuan yang serbabisa (hal 39-48).
Penulis kemudian menjelaskan perihal chemistry hubungan pola komunikasi dalam konsep STIFIn serta juga menjelaskan Aplikasi cara belajar yang pas masing-masing mesin kecerdasan. Dalam proses belajar setiap mesin kecerdasan ada tahapan-tahapannya yang pasti berbeda untuk setiap mesin kecerdasan. Tahapan tersebut dimulai dengan tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Selain itu juga dibahas kalibrasi setiap mesin kecerdasan agar proses belajar tetap terjaga dan tetap dilakukan dengan nyaman dan membuat hasil maksimal. Satu lagi yang menarik adalah bahwa setiap mesin kecerdasan itu mempunyai penyakit belajar, yang secara sadar atau tidak sadar sudah menghinggapi pembelajar.
Penulis juga mengajak secara sadar kita harus mulai menerapkan pelaksanaan cara belajar anak-anak yang disesuaikan dengan mesin kecerdasan dan kepribadiannya agar proses belajar bisa dicapai dengan cara yang nyaman dan mendapatkan hasil yang maksimal.
Diresensi Oleh :
Nurhadi (Penulis esai, cerpen dan resensi di berbagai media)
Koran SINDO Hal 10 (Budaya & Resensi) Tanggal 10 Juli 2014

Artikel ini juga di POST di Trainer Laris:  

Kata Pengantar dari Pak Farid Poniman (Penemu STIFIn Personality)

Sumberdaya yang dimiliki manusia sangat terbatas. Salah satunya, dan justru yang teramat penting, yaitu sumberdaya waktu; karena umur manusia terbatas. Dalam keterbatasan itu gunakan sumberdaya yang dimiliki sebijak mungkin. Karena kebanyakan manusia pada akhirnya banyak yang menyesalkan perjalanan hidupnya dengan ungkapan yang terprediksi yaitu: 'yaalaitani' atau 'if only' atau 'jika seandainya'. "Jika seandainya dulu saya punya orangtua kaya, maka nasib saya mungkin sudah jadi pengusaha besar". Ungkapan yang senada seperti itu harus digaris bawahi sebagai ungkapan basi. 

Semakin terbatas sumberdaya seseorang, semakin ia perlu berstrategi untuk men-SuksesMulia-kan hidupnya. Ilmu STIFIn, merupakan ilmu yang paling jitu, jika ingin berstrategi dalam mengelola hidup setiap orang. Saudara Beni Badaruzaman, melakukan co-creation terhadap ilmu STIFIn dengan menggunakan merek baru yaitu Brain Genetic Potential.
Membimbing bagaimana caranya agar tidak salah mengelola masa depan. Khususnya masa depan anak. 

Sebagai penggiat STIFIn yang punya nyali, dengan bekal pengalaman dan wawasan yang ada, saudara Beni Badaruzaman siap berbagi kepada Anda semua tentang apa yang telah ia pelajari dan praktikan khususnya kepada dirinya sendiri dan keluarganya di bidang STIFIn Learning, Parenting, dan Profession. Ini tentu saja menggugah para pegiat STIFIn yang lain untuk meniru keberanian Saudara Beni, karena Pengetahuan tidak berarti apa – apa sebelum dipraktikan. 

Selamat menikmati co-creation dari ilmu STIFIn karya Saudara Beni Badaruzaman, Tahniah. 

Bekasi, 13 April 2014 
Farid Poniman 
Penemu STIFIn

Untuk Pelanggan HU Banten Raya dari Rumah STIFIn Banten


Penjelasan Hasil Tes INSTICT (In)


Penjelasan Hasil INSTING
In adalah singkatan dari Insting. Menggunakan dua huruf supaya tidak sama dengan singkatan Intuiting. Jika dua huruf Inbergandengan merupakan identitas sebagai mesin kecerdasan. Menurut konsep STI- FIn ragam mesin kecerdasan hanya ada lima, dan In adalah salah satu diantara 5 mesin kecerdasan tersebut. Pada mesin kecerdasan In tidak memiliki kemudi kecerdasan, baik i (introvert) ataupun e (ekstrovert). Karena secara fisik otak tengah yang menjadi milik In memang tidak memiliki lapisan yang berwarna abu-abu dan putih. Dengan demikian Inselain berperan sebagai mesin kecerdasan juga merupakan kepribadian genetik.
Pengertian sederhana dari Insting adalah jenis kecerdasan atau kepribadian genetik yang berbasiskan kecerdasan naluri atau indera ketujuh yang proses kerjanya dikemudikan secara otomatis karena tidak memiliki kemudi. Kepribadian In ini memiliki kekhasan karena memi- liki kemampuan berkorban bagi kepentingan yang lebih besar melebihi delapan jenis kepribadian yang lain. Kelebihan ini dapat disepadankan dengan kecerdasan berkorban atau disebut AQ (Altruist Quotient).
Sistem operasi pada tipe In berada di belahan otak tengah.Otak tengah menyangga keempat belahan otak sama baiknya. Jika otak ten- gah kuat maka pada tingkat tertentu dapat membantu memperkuat ke- empat belahan otak lainnya. Terutama karena otak tengah menjadi hub bagi keempat belahan otak lainnya sehingga proses koordinasi, harmonisasi, dan keseimbangan otak dapat berjalan secara baik.
Karena tidak memiliki kemudi, otak tengah akan memberi reaksi spontan pada setiap stimulus yang masuk. Meski syaraf terlebih dahulu tiba di otak tengah sebelum menyebar kepada empat belahan otak lain- nya namun bukan berarti keempat belahan otak itu tidak dilibatkan ketika otak tengah ingin merespon sesuatu. Meskipun tanpa kemudi proses koordinasi respon holistik oleh seluruh otak terjadi. Hal itu di- tunjukkan oleh kemampuan otak tengah merespon secara holistik pada setiap respon yang datang.
Mesin kecerdasan In sesungguhnya identik dengan reflek. Mer- eka memiliki reflek yang cepat. Reflek yang bersumber dari hasil pen- golahan yang holistik ini membuat tipe In dalam kesehariannya mudah beradaptasi.Ia seperti dapat mengakses sama baiknya kepada empat belahan otak yang lain. Bahkan secara fisik pun tipe In memiliki ke- mampuan adaptasi fisik yang baik terhadap lingkungan. Pada cuaca lingkungan dan mental seperti orang S ia akan menyesuaikan seperti orang S juga. Demikian seterusnya dengan tiga belahan otak lainnya.
Bentuk badannya datar (stenis) ditandai dengan garis bahu yang lurus rata ke samping. Dengan bentuk badan yang datar ditambah leher yang pendek dengan posisi otak tengah yang paling dekat dengan tulang belakang dan pada saat yang sama otak tengah tersebut me- nyangga keempat belahan otak sama baiknya maka hal itu membuat tipe In memiliki fungsi tubuh yang serba bisa. Fungsi keserba-bisaannya yang digabung dengan kekuatan refleksnya membuat tipe In seolah- olah akan survive diletakkan di lingkungan seperti apapun atau diter- junkan di profesi apapun.
Faktor serba bisa dan daya adaptasi fisik dan adaptasi kecerdasan yang tinggi menyebabkan panggilan jiwa dari tipe In selalu ingin ber- peran sebagai mitra (partner) bagi tipe lainnya. Meskipun harus menjadi orang nomer dua dalam kemitraan tersebut ia tidak terlalu memper- masalahkan yang penting ia dapat menjadi mitra bagi tipe lainnya di level yang lebih baik. Hal seperti ini tidak akan terjadi pada tipe ke- pribadian yang lain. Karena mereka selalu ingin menjadi nomor satu dalam kemitraan tersebut.
Dalam menjalankan fungsi kemitraan tersebut ia memasang tar- get menghasilkan pertumbuhan dari masa ke masa meskipun kecil atau sedikit yang penting ada pertumbuhan. Sebenarnya tipe In tidak suka dengan langkah-langkah revolusioner karena hanya akan meningkatkan suhu kerja yang akan membuat suasana tegang. Sementara tipe In me- nyukai suasana damai dan tenteram tanpa konflik. Termasuk mengapa ia terpanggil untuk menjadi orang kedua karena tidak ingin menjadi sasaran tembak jika menjadi orang nomor satu.
Jika ia bisa bekerja secara tenang dan damai maka salah satu ke- mampuan dia yang lain akan perform, yaitu memiliki mata ketiga dalam melihat terhadap setiap peristiwa. Hasil pengamatan mata ketiga tersebut adalah ia dapat melihat hikmah yang tersembunyi di balik setiap ke- jadian, atau dapat memaknai secara spiritual terhadap setiap kejadian, atau mendapatkan informasi penting dari indera ketujuh (naluri)-nya.
Harapan terbesarnya yaitu ia selalu memberikan kontribusi pada lingkungan sosialnya. Ia merasa hampa jika merasa tidak menolong atau berkontribusi terhadap lingkungannya. Hal yang paling menyakit- kan baginya adalah ketika ia ditolak oleh lingkungannya. Kemampuan adaptasinyalah yang membawanya untuk berkontribusi lebih banyak kepada lingkungannya. Demikian juga dalam pengelolaan uang, ia merasa sedih jika tidak bisa menolong orang lain yang memerlukannya. Tabiatnya terhadap uang adalah selalu ingin menolong orang. Akibat- nya uang habis bukan untuk diri sendiri melainkan untuk menolong orang lain.
Ketulusannya untuk selalu menolong dan berkontribusi membuat pihak lain secara cepat memberikan merek sesuai dengan tingkat ke- berperannya yang tinggi. Dan ia sendiri menyadari bahwa jika tidak berperan dimana-mana ia akan kehilangan makna hidupnya. Kuantitas keberperanannya cukup tinggi. Ia seolah-olah ketarik kesana kemari. Tantangannya adalah dibalik kuantitas keberperanan yang tinggi adalah semua itu ditangani dengan baik sehingga kualitas di semua peranan- nya juga tinggi. Merek dirinya akan terangkat jika kuantitas dan kualitas keberperanannya semuanya tinggi.
Jika menggunakan sudut pandang dunia psikologi (aliran perilaku) kepribadian In mesti memiliki sifat perilaku khas yang dapat dibuktikan dan diukur yang berbeda dari delapan kepribadian yang lain. Terda- pat sepuluh item yang bisa dibuktikan keberadaannya dan bisa diukur secara psikometrik. Menurut konsep STIFIn kesepuluh item tersebut menjadi kepribadian tetap yang tidak akan berubah dan akan selalu eksis seiring dengan penambahan umurnya. Sepuluh sifat yang tetap tersebut adalah: balanced, compromising, peaceful, resourceful, sim- ple, forgiving , occupied, flowing , smooth, dan intermediary (bahasa Inggris dipertahankan supaya definisinya tidak multi tafsir).
Proses belajar pada tipe In sangat berbeda dengan kedela- pan kepribadian yang lain. Bahwa yang lain dalam proses belajarnya cenderung induktif, berangkat dari detail kemudian disimpulkan se- cara umum. Sedangkan tipe In cenderung menggunakan pola belajar deduktif. Ketahui dulu kesimpulannya baru kemudian diteruskan pada rincian. Maka pada setiap buku yang ia baca ia selalu merangkai dulu mencari kesimpulannya baru kemudian diuraikan detailnya. Sambil be- lajar dapat dibantu dengan suasana yang damai dan tenteram dengan dukungan musik latar yang lembut.
Cara membangkitkan motivasinya justru dengan jalan menghi- langkan segala macam tekanan yang menimpanya. Selesaikan satu per satu hingga akhirnya dia merasa lega dan tidak lagi punya trauma masa lalu. Setelah itu baru membimbingnya dengan pendekatan scaffolding. Dibimbing dari dekat supaya ia bisa naik tangga satu per satu.
Prioritas utama jika ingin memilih jurusan dan memilih profesi sebaiknya diarahkan pada satu diantara lima pilihan industri berikut ini, yaitu musik/performance, jasa, kulinary, agama/budaya/charity. Selanjutnya dapat dipilih diantara pilihan jurusan atau profesi seperti pilihan berikut ini: pembalap, entertainer, agamawan, aktivis, musik, chef,jurnalis, aktivis, pengetahuan umum, performance, spiritualis, birokrat, pelayan masyarakat, mediator, tangan kanan untuk semua po- sisi dan semua industri, kolumnis, generalis, presenter serba-bisa, atlit serba-bisa, dll.
Mengapa memerlukan dan lain-lain karena semakin kesini pro- fesi semakin beragam. Namun jika ingin memilih jurusan ataupun profesi patokan bagi tipe Si adalah mempertimbangkan empat kata kuncinya, yaitu: merangkai, reflek, berkorban, dan otomatis. Artinya jurusan atau profesi yang dipilihnya didominasi oleh hal-hal yang ber- sifat umum sebagaihasil rangkaian atau gabungan dari berbagai disiplin ilmu dan profesi, memerlukan reaksi spontan hasil reflek yang cepat, dan mengandung unsur-unsur berkorban untuk kepentingan yang lebih besar, serta bekerja secara otomatis tanpa perlu dipikir ulang karenanya lebih cenderung kepada bidang-bidang kemanusiaan.
Sebagai pribadi yang utuh tipe In memiliki sisi-sisi diametral se- bagai berikut: spiritualis yang hebat namun juga individu yang galak dan temperamental, nalurinya tajam, dan pandai meramal namun peragu dan tidak punya prinsip, isi kepala lengkap sebagai generalis namun membuatnya tanggung tidak tuntas, ingin tenang dan bahagia tapi kurang assertive, sangat responsif, cepat, dan komprehensif namun dalam kontektualitas sebatas ad hock dan kurang jangka panjang, ju- jur dan polos namun seringkali naif. Oleh karena itu perlu berwaspada dengan kelemahannya dan berusaha mengekploitasi kelebihannya. Biasanya jika kelebihannya bergerak membaik maka secara otomatis kelemahannya tertutup dengan sendirinya.
Kemistri alamiahnya adalah selalu bahagia. Ia hanya merasa nyaman hidup dalam suasana yang penuh kebahagiaan dan jauh dari masalah-masalah. Jika kebahagiaan itu berhasil didapatkannya maka ia mulai PERAN untuk memultitaskingkan pengabdiannya. Sebaliknya ia tidak akan bahagia jika ia tidak memiliki peran apa-apa. Keberhasilan hidupnya ditandai dengan perannya yang bermakna dan itu jugalah yang menjadi sumber kebahagiaannya.

Penjelasan Hasil Tes FEELING EKSTROVERT (Fe)


Penjelasan Hasil FEELING EKSTROVERT
Fe adalah singkatan dari Feeling extrovert. Jika huruf F berdiri sendiri merupakan identitas sebagai mesin kecerdasan. Menurut kon- sep STIFIn ragam mesin kecerdasan hanya ada lima, dan F adalah salah satu diantara 5 mesin kecerdasan tersebut. Identitas mesin kecerdasan berubah menjadi kepribadian ketika mesin kecerdasan digandengkan dengan jenis kemudi di belakangnya. Jenis kemudi kecerdasan hanya ada dua, yaitu i (introvert) dan e (ekstrovert). Dengan demikian Fe su- dah menjadi identitas kepribadian. F ditulis dengan huruf besar karena pengaruhnya sebagai mesin kecerdasan lebih besar dari e yang ditulis dengan huruf kecil yang berperan hanya sebagai kemudi kecerdasan.
Pengertian sederhana dari Feeling extrovert adalah jenis kepriba- dian yang berbasiskan kecerdasan emosi atau perasaan yang proses kerjanya dikemudikan dari luar dirinya menuju ke dalam dirinya. Ke- pribadian Fe ini memiliki kekhasan karena memiliki kemampuan sosial yang melebihi delapan jenis kepribadian yang lain. Kelebihan ini dapat disepadankan dengan kecerdasan sosial atau disebut Soc-Q (Social Quotient).
Sistem operasi pada tipe Fe berada di belahan otak bagian bawah di sebelah kanan atau disebut sebagai limbik kanan. Pada limbik kanan tersebut yang menjadi kemudi kecerdasannya berada di lapisan abu- abu yang letaknya di bagian luar atau permukaan otak. Limbik kanan abu-abu itulah yang menjadi sistem operasi tipe Fe.
Lapisan yang berwarna abu-abu memiliki tekstur otak yang lebih longgar karena mengandung dendrit lebih sedikit. Kerapatan yang lebih rendah dibandingkan dengan lapisan bagian dalam tersebut membuat kemudi kecerdasan bergerak dari luar ke dalam. Hal ini menyebabkan ‘tuan yang punya badan’ lebih malas untuk bergerak melakukan aktivi- tas kecuali ada pengaruh luar yang membangkitkan mood-nya untuk bersosialisasi
Mesin kecerdasan F sesungguhnya identik dengan pernafasan. Mereka memiliki kapasitas pernafasan yang besar. Kapasitas pernafasan yang kuat itu disebabkan karena orang F memiliki mesin yang besar. Mesin itu berupa jantung dan paru-paru yang besar. Dengan mesin yang besar ini orang F dapat memompa oksigen yang lebih banyak ke dalam darah. Tipe Fe lebih bergantung kepada suplai baterai (charger) yang datang dari luar dirinya. Mesin yang besar itu harus dinyalakan dari luar namun begitu mesin menyala maka akan beraksi sedikit menggebu- gebu. Bentuk (konstitusi) fisik orang F secara umum disebut sebagai displastik, karena mesin yang besar tersebut didukung oleh tulang yang kecil sehingga bawaannya terasa berat. Karena mesinnya besar maka bentuk badannya terlihat lebar dan tebal. Akibatnya pada bagian punggung seperti ini lebih sulit digerakkan (disebut displastik). Pada tipe Fe mesin yang besar tersebut ditopang oleh tulang yang lebih kecil. Tinggi badan tipe Fe lebih pendek, sehingga lebih terkesan seperti pendekar (pendek dan kekar). Secara fisik ia dapat menggunakan pernafasan dalam yang bersumber dari paru-parunya. Namun karena charger ba- terainya bersumber dari luar maka tipe Fe memiliki kapasitas perna- fasannya lebih dangkal.
Kekuatan pernafasan karena mesin yang besar tersebut dapat di- gunakan untuk jenis olahraga yang memerlukan stamina jarak jauh dan jangka panjang seperti lari marathon. Juga dengan pernafasan yang pan- jang tersebut secara mental ia memiliki potensi kekuatan mental yang lebih baik. Mampu mendengar bahasa hati orang lain lebih lama. Bah- kan mampu menjaga perasaan dan berempati lebih baik dari orang lain. Atau juga ia seperti memiliki kadar cinta yang lebih banyak, baik untuk mencintai ataupun dicintai. Namun khusus pada tipe Fe kemampuan daya jangkau pernafasan atau mental untuk berbagi perasaan bersifat lebih meluas. Menjangkau gabungan berbagai event jarak menengah atau memberi perhatian kepada lebih banyak orang.
Kematangan emosi tipe Fe disalurkan dengan melakukan kaderi- sasi kepada orang-orang yang disayanginya. Fokusnya adalah menjadi coach bagi orang lain. Menggembleng orang-orang yang disayanginya. Penyaluran emosi seperti ini mendorong ia menjadi seperti king-maker. Mencetak orang supaya menjadi yang terbaik kalau perlu sampai men- jadi raja. Kematangan emosinya lebih suka memberi jalan kepada orang lain untuk terjun memimpin sementara dirinya lebih senang duduk di belakang layar sebagai perintis atau pemilik. Panggilan alamiah tipe Fe lebih senang mendorong orang lain untuk melangkah setinggi-tingginya dengan bimbingannya. Ketika menggembleng ia memang memberi se- banyak yang ia bisa bahkan terkesan menggebu-gebu namun pada akh- irnya ia akan puas jika kadernya berhasil meraih mimpinya. Kelebihan- nya justru kepada kemampuannya membesarkan (magnifying) orang lain. Fase berikutnya ia menikmati pengaruhnya sebagai king-maker atau owner dari usaha yang dirintisnya. Tipe Fe menyukai menjadi tokoh tetapi jenis tokoh yang di balik layar.
Target pribadinya adalah kepada mencetak orang. Selalu berori- entasi kepada orang. Jiwa sosial tipe Fe memang cukup tinggi. Kepedu- liannya selalu ingin memperbaiki kemampuan SDM (sumberdayamanusia) dari masyarakatnya. Panggilan jiwanya sebagai mentor atau coach (pelatih) memberi makna yang besar dalam hidupnya. Ia merasa te- lah mengaktualisasi diri jika ada diantara kader-kadernya yang berhasil meraih mimpinya. Secara kepakaran pun tipe Fe terpanggil untuk men- jadi coach. Bahkan bermimpi menjadi coach yang termahal bayaran- nya. Meskipun begitu kerap kali tipe Fe lebih mengorbankan transaksi pembayaran upah jika aspek penggemblengan SDM nya terasa lebih menantang. Panggilan sosialnya untuk mengangkat SDM ditempatkan lebih tinggi dibanding transaksi komersialnya.
Pengaruh sosial yang menjadi batere baginya terkadang membuat tipe Fe menjadi begitu subjektif ketika mengukur sesuatu. Bahkan ketika ia menjalankan usaha proses kalkulasi bisnis terkadang terabaikan karena menggebu-gebu memperjuangkan apa yang disukainya. Argu- mentasinya kerap kali membawa-bawa pertimbangan sosial, meski se- sungguhnya karena ia suka. Dan letak kesukaannya ini didasari oleh dirinya yang mengukur keberadaannya secara sosial. Jadi kepentingan dirinya di mata sosial dan kepentingan sosial murni dapat beririsan. Ketika sudah suka maka ia akan membuat keputusan yang nekat, berani ambil risiko. Kurang hati-hati mempertimbangkan bahwa pada akhir- nya bisa jadi ia akan menjadi korban demi kepentingan orang lain. Begitulah tabiat dia dalam mengelola keuangan yang terkadang terlalu be- rani melangkah mengambil risiko yang terlalu besar sementara di balik keputusannya masih banyak unsur ketidakpastian.
Kegetolannya membangun SDM justru menciptakan merek bagi dirinya sebagai orang yang dapat dipercaya untuk membangun tim pe- menang dan organisasi terbaik. Ia justru merasa gagal jika dirinya yang dialamatkan terhadap keberhasilan organisasi. Justru ia merasa berha- sil jika tim dan organisasinya telah menjadi yang terbaik di bidangnya dan bahkan sudah bisa dilepas sendiri menjalankan hasil tempaannya. Panggilan jiwanya selalu menginginkan karya tempaan atau hasil gem- blengannya tertanam dalam pada tim dan organisasi yang digemblengnya.
Jika menggunakan sudut pandang dunia psikologi (aliran perilaku) kepribadian Fe mesti memiliki sifat perilaku khas yang dapat dibuktikan dan diukur yang berbeda dari delapan kepribadian yang lain. Terdapat sepuluh item yang bisa dibuktikan keberadaannya dan bisa diukur se- cara psikometrik. Menurut konsep STIFIn kesepuluh item tersebut men- jadi kepribadian tetap yang tidak akan berubah dan akan selalu eksis seiring dengan penambahan umurnya. Sepuluh sifat yang tetap terse- but adalah: emphathy, tolerant, communicative, listener, symphatetic, persuasive, affectionate, refreshing, considerate, dan guiding (bahasa Inggris dipertahankan supaya definisinya tidak multi tafsir).
Proses belajar yang sesuai bagi tipe Fe adalah mendiskusikan mata pelajaran dengan guru/teman sambil memperbanyak item yang direview verbal. Bagaimanapun tipe F secara umum harus belajar menggunakan telinga. Ia harus menjadi pendengar yang baik. Namun bagi tipe Fe proses komunikasi yang interaktif lebih disukainya karena charger baterainya ada di luar. Dengan demikian diskusi menjadi pilihan terbaik bagi tipe Fe.
Motivasi belajarnya akan terjaga jika ia dipuji oleh orang lain apalagi oleh teman seumurnya. Ibarat seperti perempuan yang ingin belajar maka tipe Fe merasa lebih nyaman jika didampingi orang lain, apalagi jika orang yang mendampinginya adalah orang yang begitu be- rarti baginya. Menyediakan pendamping bagi tipe Fe sekaligus merupa- kan upaya untuk meningkatkan mood belajar .
Prioritas utama jika ingin memilih jurusan dan memilih profesi sebaiknya diarahkan pada satu diantara empat pilihan industri berikut ini, yaitu psikologi, komunikasi, diplomasi, humas/promosi. Selanjut- nya dapat dipilih diantara pilihan jurusan atau profesi seperti pilihan berikut ini: politisi, eksekutif, lawyer, kesenian, investor, negarawan, trainer/public speaker, administrasi negara, seniman, budayawan,, hubungan internasional, salesman,inspirator, motivator, psikiater, coun- selor, ideolog, personalia,birokrat, aktivis, atlit maraton, dll.
Mengapa memerlukan dan lain-lain karena semakin kesini profesi semakin beragam. Namun jika ingin memilih jurusan ataupun profesi patokan bagi tipe Si adalah mempertimbangkan empat kata kuncinya, yaitu: merasakan, pernafasan, memimpin, dan mencintai. Artinya jurusan atau profesi yang dipilihnya didominasi oleh unsur-unsur yang memerlukan keterlibatan emosi termasuk kemampuan berkomunikasi dari hati ke hati, secara fisik memerlukan nafas yang panjang atau diaplikasikan dalam bentuk memerlukan semangat yang tinggi sehingga bisa bekerja atau bertanding secara marathon, dan memerlukan kharis- ma dan kemampuan kepemimpinan, serta mampu menangkap simpati atau cinta orang lain atau pengikutnya sehingga para pengikutnya atau para pengagumnya tidak merasa cinta bertepuk sebelah tangan.
Sebagai pribadi yang utuh tipe Fe memiliki sisi-sisi diametral se- bagai berikut: pendengar seperti ‘sponge’ namun sebenarnya berhati kenyal, peduli orang lain meski abai terhadap satu per satu persoalan orang lain, selalu ada misi baru namun terlalu mudah menyerah, jika sedang bersih hati mudah mendapat ilmu tinggi namun justru jarang membersihkan hatinya, memiliki kepasrahan yang tinggi namun sebe- narnya sikap itu datang dari malas berpikir dan menggampangkan ba- nyak hal. Oleh karena itu perlu berwaspada dengan kelemahannya dan berusaha mengekploitasi kelebihannya. Biasanya jika kelebihannya bergerak membaik maka secara otomatis kelemahannya tertutup de- ngan sendirinya.
Jalur keberhasilannya justru terletak pada sejumlah KADER yang telah berhasil digemblengnya sebagai wadah untuk mengaktualisasikan panggilan jiwanya. Mengkader orang hingga berhasil mengeluarkan energi positif yang besar. Kemistri CINTA yang datang menghampir- inya bersamaan dengan kedatangan sumber energinya mesti disambut dengan suka cita. Jika banyak orang yang mengharapkan digembleng olehnya (didatangi cinta) maka orang Fe harus merespon secara positif (menerima cinta) agar siklus cintanya pada akhirnya membesar dengan sendirinya. Letak keberhasilannya justru sejalan dengan membesarnya siklus cintanya. Bagi orang Fe siklus cinta itu berarti seberapa banyak kadernya yang telah sukses dibina olehnya.